Elegannya Paes Khas Pengantin Jawa

Paes merupakan riasan pengantin adat Jawa yang merupakan simbol dari kecantikan dan kedewasaan seorang wanita Jawa. Riasan paes sendiri memiliki beberapa lekukan dengan arti yang berbeda-beda. Memiliki makna mempercantik diri, paes juga dimaknai sebagai membuang jauh perbuatan buruk.

Pada empat lengkungan pada paes memiliki makna filosofis. Terdiri dari penunggul, pengapit, penitis, dan godheg. Tepat di tengah dahi, penunggul memiliki artu paling tinggi, paling besar, dan paling baik. Pada sisi kiri dan kanan penunggul, pengapit mengandung arti keseimbangan; menjaga hati dan pengaruh buruk. Tepat berada di sisi pengapit, penitis yang menjadi simbol dari kearifan. Yang terakhir, godheg, yang menyerupai cambang, memiliki makna bahwa manusia perlu mengetahui asal-usulnya agar bisa kembali pada Sang Maha Pencipta dengan sempurna tanpa mengutamakan keduniawian.

Biasanya pengantin yang mengenakan paes berasal dari dua kota berbeda, yaitu Yogyakarta dan Solo. Yuk, intip macam-macam paes tersebut!

Paes solo putri

Paes Solo Putri adalah paes yang berwana hitam polos. Rambut pada pengantin wanita akan dibentuk ukel besar seperti bokor mengkureh. Aksesori pada rambut disebut melati tibo dodo yang dironce dan dilengkapi dengan hiasan cunduk sisir serta cunduk mentul.

Paes solo basahan

Perbedaan yang sangat mencolok dari paes ini adalah warnanya yang hijau. Pada pengantin wanita, ada sesuatu penting yang sangat wajib digunakan; buntalan dengan isi dedaunan dan bunga-bunga wangi yang dipercaya mampu menolak kesialan juga malapetaka.

Yogya paes ageng

Riasan paes pengantin jawa Yogya adalah riasan khas Yogyakarta. Bisa dilihat jelas perbedaannya dari paes solo putri, paes Yogya Ageng memakai warna emas pada pinggiran paesnya. Paes ini dipercaya sebagai lambang dari kedewasaan seorang wanita.

Yogya paes putri

Yogya Paes Putri berwarna hitam pekat pada dahi pengantin wanita berbentuk lebih runcing dari Paes Solo. Hiasan sanggulnya hanya menggunakan bunga yang diselipkan pada sanggul kiri dan kanan tanpa untaian bunga melati panjang seperti pengantin Solo.


Menemukan perias yang cocok untuk hari pernikahan memang agak sulit, Dear. Apalagi jika pernikahan yang akan berlangsung memakai tema tradisional. Tapi kamu tidak perlu khawatir, bersama Kirana Makeup Team kamu bisa konsul dan menentukan sendiri keinginanmu, loh!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *